REFLEKSI MODUL 1.2

PROGRAM GURU PENGGERAK

Oleh: Metodius Dismas

 

Setelah selesai dengan modul 1.1, maka dalam minggu-minggu ini saya bergelut dengan modul 1.2 dengan topic utama yakni nilai-nilai guru penggerak.  Pada kegiatan awal saya diminta untuk memulai dari diri sendiri dengan menggambar trapesium usia dari usia 0 tahun hingga usia pension. Disini saya juga diminta untuk melakukan refleksi, melihat salah satu pengalaman negative dana pengalaman positif yang paling berkesan dan selalu diingat, serta pengeruhnya untuk saya di masa sekarang. Selain itu saya juga diminta semacam menjawab pertanyaan apersepsi kira-kira apa saja nilai guru penggerak menurut saya.

Kegiatan selanjutnya, saya bergelut dengan materi dalam LMS yang dimulai dengan materi kebajikan universal, bagaimana manusia tergerak dan system kerja otak yang berpikir lambat dan berpikir cepat.  Ekspolrasi selanjutnya, saya mendalami tentang kebutuhan dasar manusia, wiraga dan wirama menurut KHD, perkembangan social menurut Erikson dan  tentang manusia merdeka (teori pilihan). Puncak Eksplorasi materi adalah tentang profil pelajar pancasila, nilai-nilai guru penggerak, teori lingkaran pengaruh, teori gunung es dan tentang peran guru penggerak. Materi-materi tersebut dipaparkan dengan begitu singkat pada dan jelas yang disertai dengan tugas-tugas yang mesti saya kerjakan.

Beberapa hal menarik bagai saya dalam modul ini terutama dalam mempelajari tentang system otak berpikir cepat dan berpikir lambat. Disini saya benar-benar menyadari bahwa dalam konteks tertentu saya kadang-kadang menggunakan otak berpikir cepat untuk memberikan reaksi terhadap sesuatu yang belum diketahui kebenarannya. Jadi di sini saya diajarkan untuk menggunakan system berpikir lambat agar kita mampu menganalisis sesuatu sebelum kita mengambil keputusan. Hal menarik lainnya adalah tentang diagram gunung es. Ternyata kepribadian itu seperti gunung es. Hanya keliatan puncak yang tampak, tetapi dasar yang dibawah lautan tidak kelihatan. Demikian pula kepribadian manusia.

Point utama yang perlu saya aplikasikan dalam modul ini adalah tentang profil pelajar pancasila, nilai-nilai guru penggerak dan peran guru penggerak. Ini adalah teori yang membutuhkan usaha agar saya mampu menerapkannya dalam pembelajaran di sekolah.

Selanjutnya dalam diskusi kelompok, dengan kolaborasi yang luarbiasa dengan rekan-rekan kelompok, kami diajak untuk menemukan satu nilai guru penggerak yang dianggap penting dan kemudian mengemukakan kegiatan pembelajaran di sekolah yang berhubungan dengan nilai itu.

Harapan saya ke depan, kiranya dalam tugas sebagai guru, saya mampu mewujudkan profil pelajar pancasila dengan menerapkan nilai-nilai dan peran saya sebagai guru penggerak.

Komentar