Postingan

  LIMA (5) NILAI UTAMA GURU PENGGERAK   Nilai 1. Berpihak pada Murid Segala keputusan yang diambil oleh seorang Guru Penggerak harus didasari oleh semangat untuk memberdayakan dirinya serta memanfaatkan aset/kekuatan yang ada untuk menyediakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang positif serta berkualitas bagi muridnya. Segala hal yang Guru Penggerak lakukan, harus bergeser dari pemuasan kepentingan diri sendiri, maupun pihak lain, menuju kepentingan pembelajaran murid. Guru Penggerak yang memiliki nilai ini, akan selalu berpikir mengenai pertanyaan utama yang mendahulukan muridnya, seperti: “apa yang murid butuhkan?”, “apa yang bisa saya lakukan agar suasana belajar dan proses pembelajaran ini lebih baik?”, “bagaimana saya dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak untuk mewujudkan dunia yang mereka idamkan?”, dan lain-lain. Nilai 2. Mandiri Nilai Mandiri ini, secara sederhana menggambarkan semangat Guru Penggerak untuk terus belajar sepanjang hayat. In...
  KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 Refleksi Naratif Momen yang paling penting atau menantang atau mencerahkan bagi saya dalam proses pembelajaran Modul 1.1 hingga Modul 1.2 adalah;   Pertama , pada Modul 1.1.,   kekuatan sosio-kultural menjadi proses ‘menebalkan’ kekuatan kodrat anak yang masih samar-samar. Pendidikan bertujuan untuk menuntun (memfasilitasi/membantu) anak untuk menebalkan garis samar-samar agar dapat memperbaiki laku-nya untuk menjadi manusia seutuhnya. Jadi anak bukan kertas kosong yang bisa digambar sesuai keinginan orang dewasa. Kedua,   KHD menegaskan juga bahwa didiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntutan alam dan zamannya sendiri. Artinya, cara belajar dan interaksi murid Abad ke-21, tentu sangat berbeda dengan para murid di pertengahan dan akhir abad ke-20. Kodrat alam Indonesia dengan memiliki 2 musim (musim hujan dan musim kemarau) serta bentangan alam mulai dari pesisir pantai hingga pegunungan memiliki keberagaman dalam mem...
  REFLEKSI MODUL 1.2 PROGRAM GURU PENGGERAK Oleh: Metodius Dismas   Setelah selesai dengan modul 1.1, maka dalam minggu-minggu ini saya bergelut dengan modul 1.2 dengan topic utama yakni nilai-nilai guru penggerak.   Pada kegiatan awal saya diminta untuk memulai dari diri sendiri dengan menggambar trapesium usia dari usia 0 tahun hingga usia pension. Disini saya juga diminta untuk melakukan refleksi, melihat salah satu pengalaman negative dana pengalaman positif yang paling berkesan dan selalu diingat, serta pengeruhnya untuk saya di masa sekarang. Selain itu saya juga diminta semacam menjawab pertanyaan apersepsi kira-kira apa saja nilai guru penggerak menurut saya. Kegiatan selanjutnya, saya bergelut dengan materi dalam LMS yang dimulai dengan materi kebajikan universal, bagaimana manusia tergerak dan system kerja otak yang berpikir lambat dan berpikir cepat.   Ekspolrasi selanjutnya, saya mendalami tentang kebutuhan dasar manusia, wiraga dan wirama menurut...
REFLEKSI  MODUL 1.1 PROGRAM GURU PENGGERAK By: Metodius Dismas, S. Fil Ini adalah refleksi pertama yang saya tuliskan ketika saya mulai dengan Diklat CGP Angkatan 7. Setelah dinyatakan lulus wawancara dan simulasi mengajar maka saya dinyatakan resmi menjadi Calon Guru Penggrak. Kegiatan pertama yang saya ikuti adalah lokakarya bersama 71 rekan CGP Angkatan 7 Kabupaten Sikka. Kegiatan ini berlangsung dengan spirit yang rasanya sungguh berbeda. Selain mengenal rekan-rekan CGP juga saya mengenal istilah Pengajar Paraktik yang menjadi pembimbing dalam setiap kegiatan. Setelah kegiatan lokakarya, rasanya ada yang berbeda dari kegiatan ini, semacam hal baru dan luarbiasa yang belum pernah saya dapatkan selama menjadi guru. Selanjutnya dalam minggu-mingu ini saya begelut dengan LMS. Di sana sudah tersedia rutinitas pembelajarn harian yang mesti saya baca dan saya kerjakan sesuai dengan limit waktu yang sudah diatur sedemikian rapi. Pelajaran pertama yang saya dapatkan adalah Modul 1...
REFLEKSI KRITIS PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA Oleh: Metodius Dismas, S.Fil   A. Refleksi Kritis Pemikiran Ki Hadjar Dewantara   Setelah mempelajari modul dan menonton beberapa video terkait dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara maka hemat saya, intisari pemikiran beliau yakni.; Pertama ,   tentang semboyan ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso dan   tut wuri handayani.   Ini menjadi jiwa dari pendidikan nasional. Kedua ,   KHD memiliki keyakinan bahwa kunci utama untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab adalah pendidikan. Ketiga ,   KHD menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Kempat , Menurut KHD, budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga. Kelima...